ThemeNectar

Niatnya sih baik, tapi… (6 Cara Cek Awal Sebelum Membeli)

By | Giri Sulandar | No Comments

“Padahal niat dari kami itu tulus lho mas, hanya untuk menabung saja. Dan mungkin hampir lebih dari 80% karyawan disini juga memiliki niat yang sama dengan saya” begitu ucapan seorang karyawan di sebuah perusahaan oil and gas yang beberapa waktu yang lalu kami temui di acara talkshow dan juga Financial Check Up di daerah Jakarta Pusat ini.

Kalimat tersebut terungkap ketika seorang ibu tersebut mendapat giliran di cek kondisi keuangannya di sesi Financial Check Up, dia menceritakan bahwa ketika dia membeli produk tersebut (dalam hal ini produk asuransi unitlink, bancassurance) dia hanya berniat untuk menabung saja walaupun tidak mengetahui dengan detail isi dari produk tersebut.

Miris memang terdengar, tapi inilah yang tidak sediki terjadi di masyarakat kita. Minimnya informasi tentang produk bahkan kebutuhan dirinya sendiri sehingga mudah untuk diajak membeli sebuah produk yang sebenarnya tidak diperlukan.

Nah untuk mencegah hal tersebut datang lagi, mari kita lihat apa yang sebenarnya harus kita lakukan sebelum kita membeli produk keuangan, asuransi ataupun investasi:

1. Jika Anda ingin membeli produk asuransi, pastikan terlebih dahulu asuransi apa yang ingin Anda beli dan lihat, cek kembali apakah Anda benar-benar membutuhkan produknya?

2. Dalam hal produk asuransi yang wajib kita miliki adalah produk asuransi kesehatan murni, apabila Anda sudah mendapatkan cover dari kantor/perusahaan Anda bekerja, bisa dicek kembali apakah sudah cukup atau belum. Jika dirasa cukup, maka Anda tidak memerlukan produk asuransi kesehatan lagi.

3. Selain asuransi kesehatan, ada produk asuransi jiwa yang jika Anda ingin mengambil produk ini cek kembali apakah Anda benar-benar membutuhkannya? Cek paling mudah adalah asuransi jiwa dibutuhkan jika Anda memiliki tanggungan yang bergantung hidup kepada Anda. Jika tidak ada? Mm..bisa jadi Anda tidak membutuhkannya.

4. Dalam hal produk investasi, sebelum Anda mengambil produknya, ada baiknya Anda hitung ulang tujuan keuangan Anda dan membutuhkan biaya berapa untuk Anda sisihkan yang kemudian diinvestasikan.

5. Banyak macam produk investasi yang beredar, sarannya pilih saja produk yang sudah diregulasi ole Pemerintah dalam hal ini OJK biar lebih save, meski investasi tidak ada dan tidak boleh dijamin.

6. Jangan mudah tergiur oleh hasil yang fantastis atau nama yang njlimet. Pilih saja yang sudah umum dan terbukti, setiap rupiah yang Anda keluarkan juga berasal dari keringat yang Anda perjuangkankan?

Melakukan pengecekan ulang, mencari informasi lebih dari satu sumber dan juga dapat mengikuti kelas/training yang diadakan oleh para profesionl dapat menjadi dasar Anda memilih produk investasi ataupun asuransi agar kedepan tidak tergiur lagi dan mengeluarkan rupiah sia-sia.

Semoga bermanfaat, happy planning! :)

Tulisan Tangan Anti Galau!

By | Yosandy Lip San | No Comments

Tulisan Tangan Anti Galau!

stop-galauKehidupan saat ini dengan segala kompleksitas dan kompetisi menjadi semakin tidak mudah bagi banyak orang, terutama di kota besar. Di sisi lain, setiap pribadi perlu survive dengan caranya masing-masing. Di dunia kerja maupun bisnis, Anda yang memiliki kompetensi tinggilah yang mudah menghadapi kompleksitas dan kompetisi di dalamnya. Bicara kompetensi, di dalamnya bukan hanya ada skill entah itu hard skill maupun soft skill, namun juga karakter.

Ada pribadi yang memiliki karakter yang membuatnya bertahan dan mengatasi stress dalam kehidupannya. Pribadi lain tidak memiliki daya tahan ini dan rapuh dalam menghadapi tekanan dalam kehidupannya. Bagaimana mengetahuinya? Secara mudah adalah dengan menyadari atau merasakan emosional Anda sehari-hari yang muncul dalam merespon kondisi yang dihadapi.

 

Apakah Anda mudah galau bahkan berlama-lama dalam kegalauan atau cepat move on dalam persoalan yang Anda temui? Bila Anda sendiri galau dalam mengamati perasaan Anda sendiri, mungkin lebih mudah memantaunya dalam tulisan tangan. Menulislah barang beberapa baris di kertas polos tanpa garis, apa pun yang sedang muncul dalam pikiran Anda saat ini dan saya membantu Anda mengungkap isi perasaan Anda.

Lihatlah slant atau arah tulisan tangan Anda menulis, apakah ke kiri, tegak atau ke kanan. Ada penulis yang memiliki satu jenis slant saja, ada yang yang dua bahkan ada yang menulis dengan semua arah. Anda perlu meneliti arah pada tulisan tangan Anda tergolong yang mana. Untuk mudahnya Anda dapat memeriksa huruf-huruf seperti h, k, l, t atau huruf lainnya apakah miring ke kiri, tegak atau miring ke kanan.

slant tulisanMereka yang mudah galau, slant tulisan tangannya miring ke kiri. Semakin miring ke kiri tulisan tangannya, semakin mudah galau penulis menghadapi orang-orang atau lingkungan di sekitarnya. Penulis slant ke kiri ini pribadi yang introvert yang berfokus pada apa yang dirasakan dalam dirinya. Dia membutuhkan kenyamanan dalam berhubungan dengan orang lain maupun lingkungan. Bila menemui orang-orang yang ribet atau lingkungan yang tidak menyenangkan, dia akan menarik dirinya. Bila kondisi ‘memaksa’ entah karena tugas atau acara keluarga, dia perlu effort lebih keras untuk masuk dalam kondisi yang kurang menyenangkannya.

Penulis dengan huruf-huruf tegak adalah pribadi yang dapat mengendalikan perasaannya. Daya tahannya terhadap stress lebih baik apalagi dengan kombinasi tekanan tulisan tangan yang kuat. Dia dapat mengambil keputusan dengan baik termasuk menghadapi persoalan-persoalan atau situasi yang tidak menyenangkan. Dia dapat memilih akan bereaksi seperti apa yang terbaik menghadapi lingkungan sekitarnya.

Sedangkan penulis dengan slant ke kanan adalah pribadi yang ekstrovert. Dia mudah bersosialisasi dan beradaptasi dengan orang lain atau lingkungan juga mudah berempati. Situasi emosinya mudah dipengaruhi oleh orang-orang sekitarnya. Bila slant ke kanannya sangat ekstrim, dia mudah galau apabila berhadapan dengan temannya yang galau. Hal ini situasional saja di saat itu, lebih untuk menunjukkan empati pada teman.

Nah, kalau yang menulisnya dengan slant bervariasi: ke kiri, tegak dan kanan adalah penulis yang galaunya tidak jelas waktunya. Kadang bisa bad mood, kadang good feeling kadang galau gak jelas. Saat bad mood, dia akan rese dengan siapapun termasuk sahabat baiknya; saat good feeling dia akan berbaik hati pada siapapun.

Gimana dong supaya anti galau?” Mungkin ini pertanyaan Anda. Anda dapat perbanyak relaksasi atau refreshing dengan porsi yang sebanding dengan beban Anda. Dari segi tulisan tangan, saran saya menulislah dengan slant yang tegak atau sedikit ke kanan (kanan ringan kalau bahasa grafologinya).

dual personality

Sex & selingkuh, bedah ala analisa tulisan tangan!

By | Uncategorized, Yosandy Lip San | No Comments

SEX, memang tema yang menarik perhatian dan membuat penasaran. Saya sempat broadcast via BB  untuk survey menulis artikel ini Kalau besok saya tulis artikel: “Sex & selingkuh, bedah ala analisa tulisan tangan!” siapa yang mau baca? ACUUUNG :) . Yang merespon sekitar 300an contact di BB saya, WOW! Mungkin termasuk Anda yang saat ini membaca artikel ini hehehe…

 

Ada juga yang meminta dibahas tentang Eyang Subur yang lagi rame dengan Adi Bing Slamet. Ada juga yang minta menulis duet dengan dokter Boyke karena bertema sex.

 

Mungkin ada yang bingung, kok Analis Tulisan Tangan atau Grafolog kok urusin urusan arus bawah. Ya begitulah yang dapat diungkap analisa tulisan tangan termasuk kehidupan sex dari tulisan tangan. Bahkan ada 2 Graphologist  dari Amerika yang menulis buku dengan tema senada. Bart Baggetts menulis buku “Handwriting Analysis: Secrets of Love, Sex, & Relationships” dan Michelle Dresbold menulis “Sex, Lies and Handwriting“.

 

 

 

Sebelum membahas cara menganalisa tentang tema kita ini, saya ingin jelaskan dulu mengenai zona atau area pada huruf tulisan tangan. Dalam hal ini huruf-huruf Latin memiliki 3 zona yaitu zona atas, zona tengah dan zona bawah.

 

 Zona atas (upper zone) adalah bagian atas dari huruf besar dan bagian atas dari huruf kecil seperti b, d, h, k, l dan t. Zona tengah (middle zone) dapat ditemuin pada huruf kecil seperti a, e, i, o, u, m, n, r, s, u, v, w dan x. Sedangkan zona bawah (lower zone) adalah bagian bawah dari huruf-huruf kecil seperti f, g, j, p, q, dan y.

 

Tiga zona ini mengungkap tentang area pada tubuh penulisnya.  Zona atas (upper zone) berhubungan dengan bagian atas tubuh yaitu leher sampai kepala. Ini juga berkenaan dengan pikiran, imajinasi, impian, harapan, spiritual dan lain sebagainya.

 

Zona tengah (middle zone) menjelaskan tentang bagian tengah tubuh dari leher sampai pinggang. Hal ini juga mengungkap kehidupan saat ini, kehidupan sosial dan cara berkomunikasi dalam hubungan dengan orang lain sehari-hari.

 

Zona bawah (lower zone) berhubungan dengan bagian bawah tubuh dari pinggang sampai kaki. Zona ini merepresentasikan kebutuhan fisik, materi dan seksual. Zona ini juga yang menjadi perhatian kita dalam hubungannya dengan sex dan selingkuh.

 

Lihat huruf ‘g’ kecil pada nama ‘Gilligan’ di gambar atas. Bila zona bawah huruf ‘g’ kecil ini ukurannya panjang apalagi besar melebihi 1/3 zona atas dan 1/3 zona tengah, hal ini menandakan adanya dorongan sexual yang kuat. Apalagi bila tekanan tulisan tangannya kuat mengungkap adanya kebutuhan seksual yang besar dan dorongan kuat untuk memenuhinya.

 

Bila zona bawah ukurannya proporsional (1/3 dari zona lainnya) maka penulisnya memiliki kehidupan seksual yang sehat baik dalam hal kebutuhan maupun dorongan untuk memenuhinya. Bila kecil atau kurang proporsional dari 1/3 zona lainnya menandakan adanya penekanan dalam kebutuhan seksual.

 

Itu tentang kehidupan seksual penulisnya, bagaimana dengan selingkuh? Nah, perhatikan  gambar berikut ini.

Dua lingkar (double loop) yang biasanya muncul pada huruf ‘o’ dan ‘a’ menunjukkan penulisnya berbohong. Bila ciri (trait) ini muncul bersama dengan zona bawah pada  “g j y’ yang besar, menandakan adanya perselingkuhan.

 

Namun kombinasi ‘o’ atau ‘a’ yang double loop dengan huruf pada gambar berikut juga dapat mengindikasikan perselingkuhan bila penulisnya memiliki pasangan.

 

Bentuk huruf  ‘g y j’ dengan tangkai bawah lurus menandakan kesepian pada diri penulis. Hal ini tentu tidak umum bila penulis memiliki pasangan dan merasa kesepian. Nah ciri ini bila dikombinasikan dengan ciri ‘o’ atau ‘a’ yang double loop maka penulis menyimpan WIL atau PIL. OALAH istilahnya so jadul hehehe…

Simbol Kekayaan & Keberlimpahan dalam Tanda Tangan

By | Yosandy Lip San | No Comments

Dalam saya melakukan analisa tanda tangan (baik terpisah atau bersamaan dengan analisa tulisan tangan) atau memandu klien-klien saya melakukan Success Signatures ReDesign (perubahan/desain ulang tanda tangan sukses), saya selalu berdiskusi tentang “Harga perusahaan atau harga diri manusia yang lebih tinggi?” Tentu saja termasuk Anda juga setuju bahwa harga diri manusia lebih tinggi dari harga perusahaan, bukan?

Bila demikian, bukankah Anda perlu memiliki simbol diri yang menunjukkan harga diri yang lebih tinggi dari harga perusahaan? Perusahaan diwakili oleh nama dan logo perusahaan, sementara manusia diwakili oleh nama dan tanda tangannya. Tanda tangan bagi manusia menjadi simbol dan self-image (citra diri).

Pribadi yang memiliki citra diri yang positif dan sukses akan menampilkan tanda tangan yang yang positif dan sukses pula. Anda juga tahu bahwa mendesain logo perusahaan besar membutuhkan investasi sampai milyaran rupiah, sementara berapa investasi Anda untuk membubuhkan tanda tangan yang bernilai luar biasa?

Setelah belasan tahun riset dampak tanda tangan pada peningkatan pencapaian diri seseorang, memang terlihat pengaruh yang kuat dan signifikan dalam kesuksesan seseorang.  Dalam teknik perubahan/desain ulang tanda tangan sukses, di dalamnya saya menanam simbol kekayaan (prosperity symbol) dan  simbol keberlimpahan (infinity symbol).

Saya membuat kategori tanda tangan untuk membantu Anda mengenali seberapa baik tanda tangan Anda, terutama dalam mendukung kesuksesan. Dari kategori berikut masuk manakah tanda tangan Anda:

  1. coretan tidak terbaca
  2. terbaca nama lebih dari 76%
  3. terbaca nama lebih dari 50% s/d 75%
  4. terbaca nama kurang  dari 50%
  5. baseline/garis dasar menanjak
  6. baseline/garis dasar lurus
  7. baseline/garis dasar menurun
  8. ukuran ideal [baca: Ukuran itu Penting (dalam Tanda Tangan)]
  9. ukuran besar
  10. ukuran kecil
  11. tidak ada simbol kekayaan (prosperity symbol)/keberlimpahan (infinity simbol)
  12. simbol kekayaan (prosperity symbol)/keberlimpahan (infinity simbol) lebih dari5 buah
  13. simbol kekayaan (prosperity symbol)/keberlimpahan (infinity simbol) 3-5 buah
  14. simbol kekayaan (prosperity symbol)/keberlimpahan (infinity simbol) di bawah 3 buah
  15. tidak ada mental blocking
  16. ada mental blocking [baca: 9 Rahasia Mental Blocking dalam Tanda Tangan!]

Dari 16 (enam belas) kategori tersebut, tentu saja yang paling ideal apabila Anda memiliki kombinasi kategori nomor 2, 5, 8, 12 dan 15. Dengan kombinasi ini berarti Anda adalah pribadi yang cerdas, terbuka, komunikatif dengan percaya diri dan motivasi sukses yang tinggi serta memiliki potensi percepatan/akselerasi yang cepat dalam mencapai sukses.

Bagaimana bila Anda hanya memiliki kombinasi kategori nomor 2, 5, 8 dan 15 saja? Ini berarti Anda adalah pribadi yang cerdas, terbuka, komunikatif dengan percaya diri dan motivasi sukses yang tinggi namun membutuhkan waktu yang standar (lebih lama) menuju sukses.

Paling buruk bila seseorang memiliki kategori kombinasi nomor 1, 7, 10, 11 dan 16. Artinya dia adalah orang yang tertutup, pesimis, pemalu, motivasi rendah dengan pikiran negatif, memiliki hambatan besar dalam mencapai kehidupan yang lebih baik dan sangat minim keberuntungan (dalam bahasa lain sering mengalami kesialan). Penasaran dengan tanda tangan Anda masuk kategori mana saja dan ingin saya menganalisanya FREE untuk Anda?

9 Rahasia Mental Blocking dalam Tanda Tangan!

By | Yosandy Lip San | No Comments

Masih banyak sekali orang yang membuat tanda tangan berupa corat-coret tidak terbaca. Entah karena tidak pernah diajarkan membuat tanda tangan yang baik dan bagus, demi alasan agar tidak mudah ditiru, meniru teman atau alasan lainnya. Banyak dari orang tua atau guru kita yang tidak mengajarkan bagaimana cara membuat tanda tangan yang baik dan bagus. Sebagian yang mengajarkan anak-anak atau siswanya membuat tanda tangan, entah berdasarkan teori apa. Beruntunglah Anda yang memiliki orang tua, guru atau siapa saja yang membimbing Anda membuat tanda tangan yang baik berdasarkan ilmu analisa tulisan tangan atau graphology.

 

Analisa tanda tangan adalah bagian dari ilmu analisa tulisan tangan (handwriting analysis) atau grafologi. Sementara tulisan tangan mengungkap karakteristik dan kepribadian asli penulisnya, tanda tangan mengungkap bagaimana perilaku penulis di depan publik atau juga bagaimana penulis ingin orang lain/publik melihat dirinya. Hal ini berarti antara karakteristik asli dengan yang ditampilkan dapat sama atau berbeda.

 

 

Tanda tangan juga menjadi simbolisasi diri bagi penulisnya layaknya sebuah logo yang mewakili instansi, organisasi atau perusahaan. Idealnya tanda tangan memiliki nilai dan makna filosofi, spiritual dan visi penulisnya. Bagi Anda yang memiliki harga diri yang tidak ternilai, hendaknya tanda tangan dapat mewakili gambaran ini.

 

Saya akan membocorkan SEMBILAN rahasia mental blocking yang dapat muncul pada tanda tangan. Mental blocking adalah program atau isi pikiran bawah sadar yang menghambat seseorang untuk mencapai tujuannya. Program ini lebih jauh dapat melakukan sabotase agar seseorang menjauh dari sukses dan justru mendorongnya kepada kegagalan. Periksalah tanda tangan Anda dan ubahlah tanda tangan Anda bila ada SEMBILAN ciri mental blocking ini.

 

Rahasia 1: coretan tidak terbaca

Entah bagaimana tanda tangan Anda, apakah dapat terbaca atau coretan? Kebanyakan orang membuat tanda tangan berupa coretan yang tidak terbaca supaya tanda tangannya tak mudah dipalsukan. Coretan tanda tangan yang tidak terbaca adalah pribadi yang tertutup, jaga privacy atau tidak ingin membicarakan tentang diri/kehidupannya.  Hal ini menjadi mental blocking dalam membentuk networking atau hubungan social yang lebih luas. Tentu saja dalam networking atau sosialisasi membutuhkan keterbukaan di dalamnya.

 

Rahasia 2: Ukuran terlalu besar atau terlalu kecil

Rahasia kedua ini adalah dengan membandingkan tanda tangan dengan tulisan tangan penulisanya. Ukuran tanda tangan menunjukkan kepercayaan diri pemilik tanda tangan.

Mental blocking terjadi bila ukuran tanda tangan terlalu besar dibanding dengan tulisan tangannya. Hal ini berarti penulisnya menampilkan diri yang percaya diri di depan public sementara kepercayaan diri aslinya tidak sebesar itu. Hal ini menandakan adanya kerapuhan PD di dalam diri penulisnya.

Sebaliknya ukuran tandan tangan yang terlalu kecil menunjukkan adanya krisis PD dalam menampilkan dirinya di depan umum. Penulis ini menunjukkan perilaku yang pemalu namun membutuhkan perhatian dari orang lain, hal ini akan berdampak sulitnya penulis dalam bergaul.

 

Rahasia 3: baseline turun atau naik

Dalam membuat analisa tulisan tangan atau graphology, gerakan menulis kata-kata dari kiri ke kanan disebut dengan baseline atau garis dasar. Baseline ini menunjukkan motivasi atau optimisme penulisnya.

Baseline yang turun menandakan penulis yang semangat atau optimismenya sedang turun. Pemilik tanda tangan dengan baseline turun ini sedang ada beban pikiran atau masalah yang sedang dihadapi.

Tanda tangan dengan baseline naik sementara baseline tulisan tangannya datar, hanyalah menunjukkan motivasi yang tinggi di luar sementara semangat aslinya biasa saja. Atau tanda tangan dengan baseline naik sementara tulisan tangannya turun adalah orang yang sedang menutupi kegalauan atau beban pikirannya dengan menampilkan diri yang bersemangat.

 

Rahasia 4: coretan akhir melengkung ke bawah

Coretan akhir pada tanda tangan yang melengkung ke bawah adalah mental blocking pada sukses. Penulisnya memiliki ketakutan yang besar dalam pikiran bawah sadarnya bahwa apa yang dilakukannya gagal. Coretan ini mudah terlihat bila tanda tangannya terbaca dan umumnya tampak pada huruf-huruf ‘g’, ‘j’ atau ‘y’. Bentuk perilaku mental blocking dapat berupa kekuatiran yang berlebihan (anxiety atau paranoid, atau Anda menyebutnya parno) atau sikap hati-hati yang besar.

 

Rahasia 5: coretan akhir mengarah ke atas dan terlalu panjang

Ciri ini positifnya menunjukkan pribadi yang suka menolong sesamanya dan berjiwa social. Kerugiannya pemilik tanda tangan dengan coretan ini menolong sesamanya dengan mengorbankan diri sendiri. Tentu saja ini merugikan dirinya dan menyesal belakangan hari.

 

Rahasia 6: titik di akhir tanda tangan

Titik di akhir tanda tangan ini bukan titik yang karena titik untuk kependekan nama, namun titik yang sebenarnya tidak perlu ada. Ciri ini menunjukkan pemilik tanda tangan ini mudah curiga kepada orang lain, namun begitu percaya dengan seseorang dapat memberikan kepercayaan yang besar. Hal ini dapat berdampak kepercayaannya disalah gunakan atau mengalami pengkhianatan oleh orang yang mendapat kepercayaannya.

 

Rahasia 7: mencoret sebagian atau seluruh tanda tangan

Perhatikan tanda tangan Anda, apakah ada bagian yang mencoret sebagian sebagian atau seluruh tanda tangan pada bagian tengah. Hal ini berarti ada hal yang tidak disukai oleh penulisnya, entah nama atau dirinya. Penulis memendam rasa tidak suka pada nama atau dirinya yang tentu menjadi beban yang dapat menghabiskan energi.

 

Rahasia 8: lingkaran

Ada tanda tangan yang berupa lingkaran, coretan melingkar atau melingkupi sebagian coretan atau seluruh bagian tanda tangan. Ciri ini adalah ciri posesif atau over-protektif. Semakin banyak atau besar bagian yang melingkupi bagian tanda tangan maka semakin besar posesifnya. Orang ini takut kehilangan atau terjadi sesuatu yang negatif pada barang-barang atau orang yang disayanginya.

 

Rahasia 9: garis bawah yang pendek

Bila seseorang membuat garis bawah pada tanda tangan dengan ukuran yang proposional  maka garis bawah ini menunjukkan kepemimpinan atau leadership yang baik. Namun bila garis bawah ini ukurannya pendek atau paling lebar 30% dari tanda tangan di atasnya ini menunjukkan inginnya menjadi pemimpin namun memiliki kepercayaan diri yang rendah. Perilaku yang sering muncul dengan ciri ini adalah sikap “bossy” sehingga menjengkelkan banyak orang.

 

 

Bensin Premium Rp. 7600 Itu Bukan Turun Yaaaa

By | Aidil Akbar Madjid | No Comments

Dah lama ngak nge blog, mari kita blogging lagiiiii.  Anda yang baca ini boleh setuju boleh tidak setuju dengan statement tersebut diatas.  Kalo ngak setuju mendingan ngak usah dibaca terus blognya kan.  Well, kenyataan adalah Pemerintah memberikan “Kado Tahun Baru” dengan cara membuat bensiun premium menjadi Rp. 7600.  Berita perubahan harga ini memang tertutup dengan berita duka kecelakaan pesawat udara sehingga tidak menjadi perhatian utama oleh masyarakat, karena focus masih kepada pencarian dan penyelamatan korban.

Saya dengar banyak orang bergembira bahwa katanya “bensin turun” weits nanti duluu… jangan seneng duluuuu…  Mari kita luruskan dulu hal ini.  Harap diingat bahwa BBM alias Bensin Premium harganya menjadi Rp. 7600 itu bukan turun.  BBM tetap naik, yes betul BBM tetap naik dari harga semula yang Rp. 6500.  Tapi kalau sebelumnya kenaikan mencapai lebih dari 30%, maka kenaikan bensin sekarang menjadi “hanya” hampir 17% saja.  Ngerti? Masih mau bilang BBM turun?

Tapi, kalau dilihat dipasar, apakah kemudian harga-harga barang khususnya kebutuhan pokok yang “terlanjur” naik ikutan turun?  Harga-harga yang terlanjur naik tersebut (berapapun kenaikannya) mengikuti patokan kenaikan bensin yang 30% tersebut, apakah kemudian akan ikutan turun menjadi hanya setengahnya saja?  Menarik dan mari kita amati bersama, meskipun kita semua tau berkaca dari pengalaman, jarang sekali harga yang sudah naik kemudian jadi turun.

Kenaikan tersebut baru dihitung dari kenaikan BBM saja.  Belum lagi menghitung dari kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL), maupun kenaikan Gas LPG, untuk 2 ini agak aneh kok ngak dirame-ramein seperti kenaikan BBM kemarin ya?? Tumben diem-diem adem anyem, apa takut rakyat tereak?.  Nah, kalo ditotal semua, bisa dibayangkan berapa besar dan berat beban hidup yang harus kita tanggung di tahun 2015 ini.

Coba dihitung deh,  LPG tabung 12 kg naik sekitar 17% juga.  Sementara TDL alias tariff listrik yang naik dan ikutan berubah naik turun setiap bulan disesuaikan dengan beberapa hal yaitu: Kurs Rupiah, Harga Minyak dan Inflasi Indonesia.  Artinya dengan kata lain, ditahun 2015 ini, apabila harga minyak dunia naik lagi, maka BBM pun akan ikut naik lagi, dan TDL bisa jadi ikutan naik, sehingga unsur ketidak pastian dalam pengelolaan keuangan keluarga menjadi tinggi.

Badan Pusat Statistik (BPS), baru saja merilis data per tanggal 2 January 2015 kemarin, bahwa inflasi Indonesia sampai bulan Desember total inflasi tahun kalender 2014 adalah sebesar 8.36%.  Seperti yang kita ketahui bersama bahwa komponen dari perhitungan total inflasi, yang membentuk angka 8.36% ini tidak hanya konsumsi makanan dan transportasi saja, tapi juga dibagi dengan inflasi kesehatan, pendidikan dan lain-lain yang secara persentase lebih rendah, belum lagi pembobotannya (belum ketemu metode perhitungannya sampai saat ini) .  Hal ini mengakibatkan angka inflasi yang “hanya” 8.36% ini terlihat kecil dan tidak masuk akal dibandingkan kenaikan rata-rata harga kebutuhan pokok di lapangan, misalnya di pasar induk.

Kalau tidak percaya silahkan anda belanja sendiri ke pasar dan lakukan perhitungan dari bujet belanja anda setiap bulan.  Lakukan perbandingan antara belanja sebelum-sebelumnya dengan belanja bulan ini dan bulan depan.  Apabila anda perhatikan struk belanja bulanan anda, antara bulan September 2014 sampai dengan bulan January 2015 anda akan melihat kenaikan yang cukup significant.  Belum lagi kedepannya.

Bagi masyarakat kelas menengah keatas mungkin biaya hidup tidak berubah secara significan.  Tapi bagi masyarakat menengah kebawah, hal ini bisa jadi pertarungan antara hidup dan mati.  Kalau katanya ada 30% penduduk kelas menengah dan 10% kelas menengah dan atas dari 245 juta penduduk Indonesia.  Artinya ada sekitar 60% dari 245 juta penduduk Indonesia, atau sekitar 147 juta jiwa yang akan menjerit karena kondisi ini.

So?  Selamat ikat pinggang bersama di 2015, semoga lekas berlalu.