Bareyn Mochaddin

Mantan Pacar Tagih Balikin Barang Pas Putus, Emang Bisa?

By | Bareyn Mochaddin | No Comments

Jakarta – Urbanreaders, sering nggak sih kalian baca thread viral soal mantan yang minta balikin barangnya lagi pas udah putus?

Kalau dari cerita-cerita viral itu, banyak yang mengaku pas masih pacaran dibelikan banyak barang, seperti tas atau ponsel. Pas putus, si mantan minta dibalikin lagi barang dan uang yang sudah ia keluarkan selama pacaran. 

Nah, bisa nggak sih mantan pacar menuntut apa yang udah mereka keluarkan selama pacaran?

Perencana keuangan Bareyn Mochaddin pun memberikan tanggapannya terkait kasus semacam itu.

“Ketika pacaran belum ada apa-apa, belum ada status hukum. Sehingga ketika bertindak sesuatu dan itu berdampak pada diri maka tidak bisa dipertanggungjawabkan. Itu termasuk hadiah yang diberikan saat pacaran, tidak bisa diminta balik,” ujar Bareyn dalam IG Live URwealth sore ini (31/3/2021). 

Itu kalau barang yang diminta balik masih barang ‘kecil’ ya seperti tas. Tapi bagaimana kalau barang yang diberikan barang mewah seperti mobil, rumah, bahkan tanah?

Kalau yang diberikan barang mewah, Bayern menyebut itu bisa diminta balik. 

“Apa yang sudah kita berikan pada orang lain itu sebenarnya tidak bisa ditarik kembali. Cuma ada hal-hal yang mungkin bisa ditarik kembali, misalnya dikasih tanah. Nah, tanah itu belum dibalik nama atau tidak ada akta hibahnya, nah itu bisa ditarik kembali,” jelas Bareyn.

Bareyn pun juga mengingatkan kalau pihak yang diberi barang mewah jangan asal menerima, minta kejelasan dulu asal barang itu dari mana.

“Sangat-sangat harus tahu dari mana uangnya. Harus dipastikan juga uangnya bukan dari korupsi supaya kita nggak keseret nantinya. Jadi harus dipastikan dari mana ya, apalagi kalau barangnya mahal,” tutup Bareyn. 

Artikel ini telah tayang di www.urbanasia.com

https://www.urbanasia.com/mantan-pacar-tagih-balikin-barang-pas-putus-emang-bisa-U28566

Tips Menghindari Rugi Keuangan saat Pacaran

By | Bareyn Mochaddin | No Comments

Jakarta – Masa pacaran jadi masa-masa yang indah, apalagi buat yang baru jadian.

Pacar, umumnya pihak laki-laki, pastinya ingin memanjakan kekasihnya. Dan itu dilakukan dengan beragam bentuk, seperti memberi berbagai hadiah atau membelanjakan kekasihnya.

Namun setelah berjalan lama, dan akhirnya putus, si pihak yang ‘memberi’ ini seringkali merasa dirinya dirugikan. Karena sudah memberi banyak, tapi akhirnya tetap putus.

Dan dari situ, akhirnya banyak kasus mantan pasangan yang meminta dikembalikan barang dan uang yang sudah dikeluarkan selama pacaran.

Nah, melihat fenomena itu perencana keuangan Bareyn Mochaddin pun memberikan tanggapannya.

“Ketika pacaran belum ada apa-apa, belum ada status hukum, jadi tanggung jawab itu tidak ada. Sehingga kemudian ketika bertindak sesuatu dan itu berdampak pada diri maka tidak bisa dipertanggungjawabkan. Itu termasuk hadiah yang diberikan saat pacaran, tidak bisa diminta balik,” ujar Bareyn dalam IG Live URwealth sore ini (31/3/2021). 

Dipaparkannya, hubungan itu merupakan sebuah investasi. Jadi bisa tumbuh dan berkembang, tapi di satu sisi ada juga risikonya, yakni putus dan patah hati. Dan itu termasuk pengeluaran selama pacaran.

Untuk menghindari diri merasa dirugikan saat pacaran, Bareyn memberikan tips nih bagi pasangan.

Menurutnya ada dua hal yang perlu diingat agar tidak merasa rugi saat pacaran. Pertama adalah apa tujuan berpacarannya.

“Satu tujuan pacarannya buat apa diperjelas, apakah hanya senang-senang atau ada tujuan akhirnya. Jadi tujuannya yang harus diperjelas,” jelas perencana keuangan tersebut.

“Kalau tujuannya menikah ada fase kehidupan setelah pernikahan yang mana butuh biaya, sehingga saat pacaran tidak menghambur-hamburkan uang. Kalau pacarannya hanya untuk senang-senang, ya keluar uangnya juga hanya untuk senang-senang,” lanjutnya lagi.

Poin kedua yang penting menurut Bareyn adalah kejujuran, terutama pada diri sendiri.

“Kedua kejujuran pada diri sendiri karena itu yang paling sulit sebenarnya. Jangan karena ingin impress orang yang kita incar, kita akan mengerahkan segala daya dan upaya yang kemudian menimbulkan kerugian pada kita,” jelas Bareyn lagi. 

Perencana keuangan tersebut mengungkap kalau pasangan harus berani mengatakan dengan jujur kemampuan keuangannya seperti apa dari awal sehingga tidak menimbulkan kekecewaan belakangan. 

Dengan jujur sejak awal, maka pasangan tidak akan berekspektasi terlalu tinggi. 

Artikel ini telah tayang di www.urbanasia.com

https://www.urbanasia.com/tips-menghindari-rugi-keuangan-saat-pacaran-U28564

Bisnis Bareng Pacar? Ini yang Perlu Kamu Perhatikan

By | Bareyn Mochaddin | No Comments

Jakarta – Belakangan ini tidak sedikit pasangan yang mendirikan bisnis bareng.

Namun saat putus, ini bisa jadi permasalahan. Pasalnya tak jarang keduanya jadi saling klaim bisnis tersebut.

Perencana keuangan Bareyn Mochaddin pun memaparkan hal yang harus diperhatikan saat membangun bisnis bersama pacar. Menurutnya yang utama adalah bagaimana memosisikan diri.

“Yang paling sulit adalah memosisikan diri, kapan sebagai pasangan kapan sebagai partner bisnis. Itu yang jadi PR utama,” jelas Bareyn dalam IG Live URwealth sore ini (31/3/2021). 

Pasalnya perselisihan dalam hubungan asmara bisa berdampak juga pada bisnis bersama.

Maka dari itu, Bareyn menekankan yang paling awal wajib disampaikan pada pasangan saat ingin menjalani bisnis bersama adalah bagaimana harus memosisikan diri. 

Selain soal memosisikan diri, Bareyn juga menyatakan pasangan yang berbisnis harus memperhatikan soal keuangannya, pencatatannya, pemegang keputusan, pembukuannya, dan lain sebagainya.

“Jadi ada dua hal saat bisnis bareng pasangan, bukan hanya tentang keuangan tapi juga tentang berbagi perannya,” sambungnya lagi. 

Bareyn pun memberikan saran bagi pasangan yang ingin berbisnis bersama. Menurutnya, kuncinya adalah pada pencatatan.

“Ketika mau bisnis bareng pacar bikin pencatatan awalnya. Pihak laki-laki misalnya menaruh dana Rp 10 juta, pasangannya hanya kasih ide atau sama-sama menaruh 10 juta. Itu dicatat aja. Kemudian dibikin hitam dan putihnya karena pacaran itu kan tidak menimbulkan dampak hukum sama sekali. Berbeda dengan halnya suami istri,” jelas Bareyn.

“Jadi pencatatan itu menjadi hal yang sangat penting,” tutupnya.

Artikel ini telah tayang di www.urbanasia.com

https://www.urbanasia.com/bisnis-bareng-pacar-ini-yang-perlu-kamu-perhatikan-U28568