Yosandy Lip San

Gadget versus tulisan tangan!

By | Yosandy Lip San | No Comments

“Mama, aku game-nya udah ampe level 9 lho…” celoteh seorang bocah sambil menunjukkan gadgetnya pada sang ibu. Adegan bocah yang seputaran umur 6 tahunan memainkan gadget seukuran papan catur itu mungkin sudah Anda biasa temui juga. Perkembangan teknologi yang semakin canggih dan semakin terjangkau berdampak pada semua kalangan dan usia untuk menggunakannya.

Hanya saja dampak penggunaan gadget yang berlebihan bahkan sampai level ketergantungan tidak saja melanda orang dewasa. Anda sendiri mungkin bisa kalang kabut karena ketinggalan handphone atau gadget daripada ketinggalan dompet, bukan? Bila dampak penggunaan gadget menjadi negatif bagi anak-anak, tidakkah orang tua perlu lebih peduli?

 

Saya sendiri tidak kontra dengan penggunaan gadget pada anak-anak. Sebagian orang tua mungkin punya semacam kebanggaan melihat anak-anaknya mampu menggunakan gadget muktahir. Asal saja para orang tua memantau lama waktu penggunaan gadget pada anak-anaknya. Tentu menjadi negatif, bila sepanjang waktu anak nempel terus dengan gadgetnya. Kemarin waktu berangkat kerja saja saya bertemu anak TK sedang nangis ditarik-tarik Mamanya. “Gak mau sekolah, pengen bawa gadgetnya padahal gak boleh sama sekolahan…” sahut Mamanya ketika saya tanya ada apa. Nah…

Penggunaan gadget yang berlebihan seperti itu pada anak-anak dapat mengganggu perkembangan psikologis anak, minat belajar sampai hambatan kemampuan bersosialisasi. Belum lagi gangguan pada mata anak selain mata pencaharian orang tuanya hehehe… ciyus amat bacanya J Bukankah lebih baik orang tua membatasi dan membimbing anak dalam menggunakan gadgetnya.

Bila anak-anak saja sudah kecanduan gadget, bagaimana dengan orang dewasa. Sudah pasti menganggap menulis tangan sudah masuk jaman batu. Era menulis diary sudah menjadi legenda yang dalam museum pun bukan tak mungkin ditemui. “Buat apa tulis tangan…?” mungkin begitu komentar Sobat.

Inilah yang ingin saya sampaikan pada semua Sobat. Menulis tangan memiliki dampak yang optimal dalam peningkatan kualitas kekuatan otak dan pikiran. Tentu saja menulis tangan dengan pedoman-pedoman dan jangka waktu tertentu untuk menghilangkan kelemahan dan membangun kelebihan pada otak dan pikiran penulisnya. Metoda ini dikenal dengan nama graphotherapy dalam dunia analisa tulisan tangan (handwriting analysis) atau grafologi.

Analisa tulisan tangan/grafologi bukanlah ‘membaca’ atau meramal lewat media tulisan tangan, melainkan ilmu untuk mengungkap isi pikiran penulisnya. Dengan kata lain dapat disebut sebagai potret dari otak dan pikiran. Bukan kalangan internal grafolog saja, dari kalangan peneliti sekelas Harvard University menggunakan istilah BrainWriting untuk ilmu ini.

Sangat mudah dan sederhana untuk membuktikan bahwa handwriting is brainwriting. Seseorang yang otak atau pikirannya terganggu, entah karena kesehatan fisik misalnya stroke atau Parkinson maupun beban psikologis yang ekstrim, akan sulit menulis. Sebaliknya kondisi otak dan pikiran seseorang sehat maka dia akan mudah menulis. Bahkan ketika menulis bukan dengan tangan sekalipun. Sobat pernah tau Patricia Saerang? Beliau adalah pelukis dengan mulut dan kaki karena terlahir tidak memiliki tangan. Dengan kekuatan otak dan pikirannya yang luar biasa, Patria Saerang bukan saja dapat membuat lukisan masterpiece, namun menulis pun rapi..… dengan kaki. Ini tulisan kakinya:

Sobat dapat mengungkap kelemahan dan kekuatan pikiran, baik yang telah diketahui maupun belum, juga yang disadari maupun tidak. Apalagi bagi Sobat yang masih mencari jati diri hari gini, ngapain lagi mencarinya ke dunia antah berantah. Mending lewat analisa tulisan tangan, gampang lho

Dengan mengetahui kekuatan pikiran Sobat, menjadi pilihan untuk menggunakan dan mengoptimalkannya untuk mencapai kesuksesan bukan? Daripada memendam kelemahan yang merugikan dan menjadi mental block yang bukan saja menjauhkan bahkan mensabotase Sobat dari sukses.

Sobat tentu tidak rela memendam kekuatan otak dan pikiran yang berkelimpahan bila dioptimalkan, bukan? Bila dihitung secara jumlah sel saja, otak itu memiliki 100 milyar sel dan jaringan yang saling terhubung sehingga mencapai jumlah 1 triliun. Kalau Sobat rupiahkan nilai otak tadi dengan nominal Rp 1 saja setiap sel, maka nilai otak adalah Rp 1.000.000.000.000,- alias satu triliun rupiah. Hitung dah tuh nolnya ada berapa? Itu salah satu modal yang dikaruniakan Sang Pencipta. Akan Sobat kembangkan menjadi profit yang berapa besar atau karya yang bagaimana?

Entah teknik apa yang Sobat gunakan untuk pengembangan dan peningkatan kualitas otak dan pikiran. Mungkin dengan membaca, ikut training/workshop, mentoring, coaching, therapy atau cara lainnya. Namun graphology dengan graphotherapy atau handwriting formation therapy menjadi alternatif yang mudah dan efektif. Sobat dapat dengan mudah menulis kapan dan di mana saja untuk  memantau kondisi diri Sobat sewaktu-waktu, sekaligus sarana untuk mengembangkan dan meningkatkan kekuatan otak dan pikiran Sobat.

Artikel ini saya tutup dengan nasehat dari Sun Tzu “Dia yg mengenal pihak lain (musuh) & mengenal dirinya sendiri, tidak akan dikalahkan dlm 100 pertempuran. Dia yg tidak mengenal pihak lain (musuh) tapi mengenal dirinya sendiri memiliki suatu peluang yg seimbang utk menang atau kalah. Dia yg tidak mengenal pihak lain (musuh) & dirinya sendiri cenderung kalah dalam setiap pertempuran.”

MINDSET Anda: masih sejadul nokia-pisang atau sudah secanggih gadget mutakhir?

By | Yosandy Lip San | No Comments

graphotherapy mindsetHampir dua puluh tahun yang lalu tepatnya tahun 1996, Nokia-pisang adalah perangkat HP mutakhir dan melegenda di jamannya itu. Nokia-pisang kini sudah jadul dan tinggal kenangan. Perhatikan HP atau gadget Anda hari ini. Semua teknologi yang ada saat itu hanyalah sms dan visual hitam putih. Saat ini dunia gadget sudah mampu mencapai visual dengan jutaan warna, berbagai aplikasi luar biasa dan teknologi berbasis image bahkan video.

Pertanyaannya “Apakah dengan  perkembangan gadget yang sedemikian canggih, juga dibarengi dengan perkembangan pola pikir / mindset yang sama canggihnya?” Mungkin Anda setuju bahwa sebagian besar orang mempertahankan pola pikir juga kemampuan yang telah ada bertahun-tahun bahkan belasan tahun lalu.

Sebagian lagi mengembangkan diri baik pola pikir atau kemampuannya karena program pengembangan diri atau training dari perusahaan.  Sebagian kecil yang merupakan populasi langka, pribadi-pribadi excellent atau star quality person, memang selalu melakukan pengembangan diri secara rutin.

 

Namun menimbulkan pertanyaan di banyak perusahaan atau orang-orang yang mengembangkan pola pikirnya “Mengapa program pengembangan diri, entah itu training, seminar, coaching dan lain-lain sering kali hasilnya tidak sesuai harapan?” Saya menemukan jawaban atasspertanyaan tersebut ketika mempelajari bagaimana otak dan pikiran manusia itu bekerja.

Pikiran adalah produk dari fungsi otak yang terdiri dari pikiran sadar (conscious mind) dan pikiran bawah sadar (subconscious mind).  Pikiran sadar kekuatannya hanya 12 %, sedangkan pikiran bawah sadar memiliki kekuatan sebesar 88 %. Nah, seringkali keinginan pikiran sadar berbeda dengan pikiran bawah sadar. Dan yang akan bekerja keinginan dari pikiran bawah sadar karena lebih kuat pengaruhnya.

Bayangkan bila keinginan untuk mengubah mindset hanya ada pada pikiran sadar, sementara pikiran bawah sadar ingin posisi status quo atau berada di comfort zone, maka perubahan tidak akan berjalan.  Terus apa hubungannnya dengan analisa tulisan tangan? Tulisan tangan mampu mengungkap keinginan- keinginan yang berjalan di pikiran bawah sadar.

Contohnya penulis dengan margin kiri sempit adalah penulis yang memiliki beban karena pengalaman masa lalu. Beban ini akan membatasi penulis untuk melakukan perubahan dan mengirimkan pesan berhati-hati karena berubah dapat menimbulkan ketidaknyamanan atau hal yang merugikan. Program bawah sadar seperti ini praktis menciptakan perilaku yang bertahan dengan pola pikir yang sudah ada atau kondisi yang sudah nyaman.

Contoh lain misalnya pada tulisan dengan kemiringan ke kiri. Penulis dengan kemiringan ke kiri ini mengutamakan kenyamanan dalam berhubungan dengan orang lain dan lingkungan. Penulis ini memiliki pola pikir bahwa berhubungan dengan orang-orang yang nyaman itu menguntungkan, sebaliknya itu akan merugikan. Pola pikir ini membatasi penulis untuk berhubungan dengan banyak orang. Pada masa sekarang dibutuhkan untuk membangun relasi dengan banyak orang dan fleksibel dalam menjalin komunikasi dengan berbagai tipe manusia.

Dengan mengenali pola pikir yang ada dari tulisan tangan akan membantu mengungkap pola pikir kita apakah masih jadul atau mampu berkembang untuk menjadi lebih canggih. Bila masih jadul, tentu saja Anda perlu mencari solusi yang tepat baik itu dengan metode perubahan tulisan tangan (graphotherapy) atau metode lain yang cocok bagi Anda.

Secret of Prosperity Magnet

By | Yosandy Lip San | No Comments

Prosperity Magnet adalah daya penarik terhadap kekayaan dan kemakmuran . Jika Anda adalah Prosperity Magnet maka kekayaan dan kemakmur mudah dan cepat ditarik kepada diri Anda.

Ada orang-orang yang punya bakat alamiah menjadi Prosperity Magnet. Keberuntungan selalu ada dalam dirinya, dia begitu mudah mendapatkan apapun yang dia inginkan.

Bila Anda tidak punya bakat alamiah menjadi Prosperity Magnet, Anda dapat melatih diri menjadi seorang Prosperity Magnet jika Anda mau. Artikel ini adalah rahasia pertama untuk menjadi seorang Prosperity Magnet.

 ” Jika Anda benar-benar pahami alasan inginkan DOA Anda terkabul & yakin alasan itu layak, Tuhan pasti kabulkan doa Anda!”

 Senada dengan quote di atas, maka Anda harus benar-benar pahami alasan mengapa Anda inginkan kekayaan dan yakin alasan itu layak. Lihatlah jawaban Anda atas pertanyaan “Saya layak punya uang …..(isi angkanya) karena ….. “.

Luangkan waktu yang santai dan renungkan kembali jawaban Anda. Boleh dalam bentuk renungan, kontemplasi, meditasi, atau apapun cara yang Anda inginkan.

Adakah kenyamanan saat Anda merenungkan alasan Anda itu? Pekalah dengan sinyal atau jawaban yang disampaikan dalam diri Anda.

Mungkin ada bantahan. Mungkin ada penolakan. Mungkin ada bentuk ketakutan. Mungkin ada respon tertawaan.  Bila ini yang muncul, diskusikanlah dengan diri Anda dan yakinkanlah diri Anda sampai merasa nyaman dengan alasan layak mengapa Anda inginkan kekayaan atau uang tertentu. Inilah langkah awal mengaktifkan magnet dalam diri Anda untuk menjadi Prosperity Magnet.

Ungkap beban masa lalu dalam tulisan tangan?

By | Yosandy Lip San | No Comments

Banyak peristiwa yang terjadi sejak Anda lahir sampai hari ini. Ada peristiwa buruk, ada peristiwa biasa juga ada peristiwa baik bahkan luar biasa.  Duka, senang atau bahagia tergantung pada makna yang Anda berikan pada suatu peristiwa.

Di antara peristiwa-peristiwa yang diberi makna buruk, biasa, baik atau luar biasa itu juga membekas atau berdampak kuat pada kehidupan Anda. Masa sekolah, jatuh cinta, ditinggal orang yang dicintai, berkelahi, ditipu, dan lain sebagainya.

 

Ada yang mensikapi suatu peristiwa dengan biasa saja, ada yang membekas dan melukai hatinya. Yang terakhir ini memaknai  peristiwa yang dialaminya sebagai pengalaman buruk. Pengalaman yang terjadi namun membekas dan membebani orang itu. Dia terus memikirkannya berhari-hari; berminggu-minggu bahkan bertahun-tahun.

 

Masa lalu itu terus dibawa-bawa dan membebaninya dalam kehidupan sekarang. Bagai lagunya Alm. Mbah Surip “Ta’ gendong ke mana-mana…”. Mungkin orang itu menyadari, mungkin juga tidak bahwa dia selalu ‘menggendong’ masa lalunya ke mana-mana.

 

Melalui tes analisa tulisan tangan atau graphotest dapat mengungkap bahwa masa lalu masih terus membebani penulisnya hingga detik dia menulis. Perhatikan margin kiri pada tulisan tangan. Bila seseorang menulis dengan margin kiri yang sempit (kurang dari 1 cm) maka penulis tersebut dipengaruhi masa lalunya sampai kehidupan sekarang.

 

Masa lalu yang menjadi beban umumnya masa lalu yang menyakitkan atau melukai diri seseorang.  Namun ada juga yang membawa masa lalu yang menyenangkannya. Orang ini dapat dikatakan hidup di masa lalu. Orang dengan post power syndrome termasuk kelompok ini. Orang ini merasa masih berkuasa padahal sudah tidak menjabat lagi, namun dia seolah masih berkuasa seperti kehidupannya di masa lalu.

Perlu Anda renungkan bahwa masa lalu yang buruk atau gagal tidaklah otomatis menjadikan hari ini atau masa depan buruk atau gagal. Demikian juga masa lalu yang baik atau sukses menjamin hari ini atau masa depan menjadi baik atau sukses. Perlu usaha untuk menjadi masa lalu yang buruk atau gagal untuk menjadi lebih baik atau sukses. Demikian juga perlu usaha untuk mempertahankan dan meningkatkan masa lalu yang baik atau sukses pada masa sekarang dan masa depan.

Ada kisah seorang gadis yang dilahirkan dari seorang ibu pembantu rumah tangga. Gadis ini diperkosa ayah tirinya pada umur 14 tahun sampai mengandung dan bayinya meninggal sebelum dilahirkan. Dengan masa lalu yang berat dan buruk seperti, wanita ini mampu menjadi wanita terkenal dan terkaya di dunia. Namanya Oprah Winfrey.

Seorang wanita lain adalah wanita miskin yang mendapat bantuan dari pemerintahnya. Kemiskinan tidak membuat kemampuannya menulis terhenti. Wanita terus menulis dan mendapatkan ide cerita saat perjalanan di kereta. Kehidupannya semakin berat setelah diceraikan suaminya. Menyelesaikan buku di tahun 1995 dengan mesin ketik tua. Draft buku tersebut pun ditolak oleh banyak penerbit. Ketika bukunya berhasil diterbitkan, justru laku keras, bukan hanya di negaranya tapi di dunia. Anda pasti mengenal Harry Potter dan penulisnya, J.K. Rowling. Wanita miskin yang mendapat santunan dari pemerintah Inggris namun akhirnya menjadi wanita yang kekayaannya melebihi kekayaan Ratu Elizabeth.

Pria ini lahir dari ibu berkulit putih dan ayah berkulit hitam dari Kenya. Masa kecilnya dihabiskan di Hawaii dan Jakarta. Ibunya yang kemudian menikah dengan orang Indonesia, Lolo Soetoro dan hidup miskin di dunia ketiga. Pernikahan yang kedua ibunya juga gagal dan membawa mereka kembali ke Hawaii. Dengan masa lalu yang berat tanpa ayah dan ibu yang sering berpergian, pria ini mampu mewujudkan mimpinya menjadi presiden negara adidaya, President Amerika Serikat. Anda mengenalnya sebagai Barack Obama.

Sekali lagi, masa lalu yang buruk tidaklah mengantarkan Anda memiliki masa depan yang sama buruknya. Pilihan, keyakinan dan tindakan Anda yang menentukan masa depan seperti apa yang Anda akan capai. Apa pilihan, keyakinan dan tindakan itu?

Simbol Kekayaan & Keberlimpahan dalam Tanda Tangan

By | Yosandy Lip San | No Comments

Dalam saya melakukan analisa tanda tangan (baik terpisah atau bersamaan dengan analisa tulisan tangan) atau memandu klien-klien saya melakukan Success Signatures ReDesign (perubahan/desain ulang tanda tangan sukses), saya selalu berdiskusi tentang “Harga perusahaan atau harga diri manusia yang lebih tinggi?” Tentu saja termasuk Anda juga setuju bahwa harga diri manusia lebih tinggi dari harga perusahaan, bukan?

Bila demikian, bukankah Anda perlu memiliki simbol diri yang menunjukkan harga diri yang lebih tinggi dari harga perusahaan? Perusahaan diwakili oleh nama dan logo perusahaan, sementara manusia diwakili oleh nama dan tanda tangannya. Tanda tangan bagi manusia menjadi simbol dan self-image (citra diri).

Pribadi yang memiliki citra diri yang positif dan sukses akan menampilkan tanda tangan yang yang positif dan sukses pula. Anda juga tahu bahwa mendesain logo perusahaan besar membutuhkan investasi sampai milyaran rupiah, sementara berapa investasi Anda untuk membubuhkan tanda tangan yang bernilai luar biasa?

Setelah belasan tahun riset dampak tanda tangan pada peningkatan pencapaian diri seseorang, memang terlihat pengaruh yang kuat dan signifikan dalam kesuksesan seseorang.  Dalam teknik perubahan/desain ulang tanda tangan sukses, di dalamnya saya menanam simbol kekayaan (prosperity symbol) dan  simbol keberlimpahan (infinity symbol).

Saya membuat kategori tanda tangan untuk membantu Anda mengenali seberapa baik tanda tangan Anda, terutama dalam mendukung kesuksesan. Dari kategori berikut masuk manakah tanda tangan Anda:

  1. coretan tidak terbaca
  2. terbaca nama lebih dari 76%
  3. terbaca nama lebih dari 50% s/d 75%
  4. terbaca nama kurang  dari 50%
  5. baseline/garis dasar menanjak
  6. baseline/garis dasar lurus
  7. baseline/garis dasar menurun
  8. ukuran ideal [baca: Ukuran itu Penting (dalam Tanda Tangan)]
  9. ukuran besar
  10. ukuran kecil
  11. tidak ada simbol kekayaan (prosperity symbol)/keberlimpahan (infinity simbol)
  12. simbol kekayaan (prosperity symbol)/keberlimpahan (infinity simbol) lebih dari5 buah
  13. simbol kekayaan (prosperity symbol)/keberlimpahan (infinity simbol) 3-5 buah
  14. simbol kekayaan (prosperity symbol)/keberlimpahan (infinity simbol) di bawah 3 buah
  15. tidak ada mental blocking
  16. ada mental blocking [baca: 9 Rahasia Mental Blocking dalam Tanda Tangan!]

Dari 16 (enam belas) kategori tersebut, tentu saja yang paling ideal apabila Anda memiliki kombinasi kategori nomor 2, 5, 8, 12 dan 15. Dengan kombinasi ini berarti Anda adalah pribadi yang cerdas, terbuka, komunikatif dengan percaya diri dan motivasi sukses yang tinggi serta memiliki potensi percepatan/akselerasi yang cepat dalam mencapai sukses.

Bagaimana bila Anda hanya memiliki kombinasi kategori nomor 2, 5, 8 dan 15 saja? Ini berarti Anda adalah pribadi yang cerdas, terbuka, komunikatif dengan percaya diri dan motivasi sukses yang tinggi namun membutuhkan waktu yang standar (lebih lama) menuju sukses.

Paling buruk bila seseorang memiliki kategori kombinasi nomor 1, 7, 10, 11 dan 16. Artinya dia adalah orang yang tertutup, pesimis, pemalu, motivasi rendah dengan pikiran negatif, memiliki hambatan besar dalam mencapai kehidupan yang lebih baik dan sangat minim keberuntungan (dalam bahasa lain sering mengalami kesialan). Penasaran dengan tanda tangan Anda masuk kategori mana saja dan ingin saya menganalisanya FREE untuk Anda?

Tulisan Tangan Anti Galau!

By | Yosandy Lip San | No Comments

Tulisan Tangan Anti Galau!

stop-galauKehidupan saat ini dengan segala kompleksitas dan kompetisi menjadi semakin tidak mudah bagi banyak orang, terutama di kota besar. Di sisi lain, setiap pribadi perlu survive dengan caranya masing-masing. Di dunia kerja maupun bisnis, Anda yang memiliki kompetensi tinggilah yang mudah menghadapi kompleksitas dan kompetisi di dalamnya. Bicara kompetensi, di dalamnya bukan hanya ada skill entah itu hard skill maupun soft skill, namun juga karakter.

Ada pribadi yang memiliki karakter yang membuatnya bertahan dan mengatasi stress dalam kehidupannya. Pribadi lain tidak memiliki daya tahan ini dan rapuh dalam menghadapi tekanan dalam kehidupannya. Bagaimana mengetahuinya? Secara mudah adalah dengan menyadari atau merasakan emosional Anda sehari-hari yang muncul dalam merespon kondisi yang dihadapi.

 

Apakah Anda mudah galau bahkan berlama-lama dalam kegalauan atau cepat move on dalam persoalan yang Anda temui? Bila Anda sendiri galau dalam mengamati perasaan Anda sendiri, mungkin lebih mudah memantaunya dalam tulisan tangan. Menulislah barang beberapa baris di kertas polos tanpa garis, apa pun yang sedang muncul dalam pikiran Anda saat ini dan saya membantu Anda mengungkap isi perasaan Anda.

Lihatlah slant atau arah tulisan tangan Anda menulis, apakah ke kiri, tegak atau ke kanan. Ada penulis yang memiliki satu jenis slant saja, ada yang yang dua bahkan ada yang menulis dengan semua arah. Anda perlu meneliti arah pada tulisan tangan Anda tergolong yang mana. Untuk mudahnya Anda dapat memeriksa huruf-huruf seperti h, k, l, t atau huruf lainnya apakah miring ke kiri, tegak atau miring ke kanan.

slant tulisanMereka yang mudah galau, slant tulisan tangannya miring ke kiri. Semakin miring ke kiri tulisan tangannya, semakin mudah galau penulis menghadapi orang-orang atau lingkungan di sekitarnya. Penulis slant ke kiri ini pribadi yang introvert yang berfokus pada apa yang dirasakan dalam dirinya. Dia membutuhkan kenyamanan dalam berhubungan dengan orang lain maupun lingkungan. Bila menemui orang-orang yang ribet atau lingkungan yang tidak menyenangkan, dia akan menarik dirinya. Bila kondisi ‘memaksa’ entah karena tugas atau acara keluarga, dia perlu effort lebih keras untuk masuk dalam kondisi yang kurang menyenangkannya.

Penulis dengan huruf-huruf tegak adalah pribadi yang dapat mengendalikan perasaannya. Daya tahannya terhadap stress lebih baik apalagi dengan kombinasi tekanan tulisan tangan yang kuat. Dia dapat mengambil keputusan dengan baik termasuk menghadapi persoalan-persoalan atau situasi yang tidak menyenangkan. Dia dapat memilih akan bereaksi seperti apa yang terbaik menghadapi lingkungan sekitarnya.

Sedangkan penulis dengan slant ke kanan adalah pribadi yang ekstrovert. Dia mudah bersosialisasi dan beradaptasi dengan orang lain atau lingkungan juga mudah berempati. Situasi emosinya mudah dipengaruhi oleh orang-orang sekitarnya. Bila slant ke kanannya sangat ekstrim, dia mudah galau apabila berhadapan dengan temannya yang galau. Hal ini situasional saja di saat itu, lebih untuk menunjukkan empati pada teman.

Nah, kalau yang menulisnya dengan slant bervariasi: ke kiri, tegak dan kanan adalah penulis yang galaunya tidak jelas waktunya. Kadang bisa bad mood, kadang good feeling kadang galau gak jelas. Saat bad mood, dia akan rese dengan siapapun termasuk sahabat baiknya; saat good feeling dia akan berbaik hati pada siapapun.

Gimana dong supaya anti galau?” Mungkin ini pertanyaan Anda. Anda dapat perbanyak relaksasi atau refreshing dengan porsi yang sebanding dengan beban Anda. Dari segi tulisan tangan, saran saya menulislah dengan slant yang tegak atau sedikit ke kanan (kanan ringan kalau bahasa grafologinya).

dual personality

Sex & selingkuh, bedah ala analisa tulisan tangan!

By | Uncategorized, Yosandy Lip San | No Comments

SEX, memang tema yang menarik perhatian dan membuat penasaran. Saya sempat broadcast via BB  untuk survey menulis artikel ini Kalau besok saya tulis artikel: “Sex & selingkuh, bedah ala analisa tulisan tangan!” siapa yang mau baca? ACUUUNG :) . Yang merespon sekitar 300an contact di BB saya, WOW! Mungkin termasuk Anda yang saat ini membaca artikel ini hehehe…

 

Ada juga yang meminta dibahas tentang Eyang Subur yang lagi rame dengan Adi Bing Slamet. Ada juga yang minta menulis duet dengan dokter Boyke karena bertema sex.

 

Mungkin ada yang bingung, kok Analis Tulisan Tangan atau Grafolog kok urusin urusan arus bawah. Ya begitulah yang dapat diungkap analisa tulisan tangan termasuk kehidupan sex dari tulisan tangan. Bahkan ada 2 Graphologist  dari Amerika yang menulis buku dengan tema senada. Bart Baggetts menulis buku “Handwriting Analysis: Secrets of Love, Sex, & Relationships” dan Michelle Dresbold menulis “Sex, Lies and Handwriting“.

 

 

 

Sebelum membahas cara menganalisa tentang tema kita ini, saya ingin jelaskan dulu mengenai zona atau area pada huruf tulisan tangan. Dalam hal ini huruf-huruf Latin memiliki 3 zona yaitu zona atas, zona tengah dan zona bawah.

 

 Zona atas (upper zone) adalah bagian atas dari huruf besar dan bagian atas dari huruf kecil seperti b, d, h, k, l dan t. Zona tengah (middle zone) dapat ditemuin pada huruf kecil seperti a, e, i, o, u, m, n, r, s, u, v, w dan x. Sedangkan zona bawah (lower zone) adalah bagian bawah dari huruf-huruf kecil seperti f, g, j, p, q, dan y.

 

Tiga zona ini mengungkap tentang area pada tubuh penulisnya.  Zona atas (upper zone) berhubungan dengan bagian atas tubuh yaitu leher sampai kepala. Ini juga berkenaan dengan pikiran, imajinasi, impian, harapan, spiritual dan lain sebagainya.

 

Zona tengah (middle zone) menjelaskan tentang bagian tengah tubuh dari leher sampai pinggang. Hal ini juga mengungkap kehidupan saat ini, kehidupan sosial dan cara berkomunikasi dalam hubungan dengan orang lain sehari-hari.

 

Zona bawah (lower zone) berhubungan dengan bagian bawah tubuh dari pinggang sampai kaki. Zona ini merepresentasikan kebutuhan fisik, materi dan seksual. Zona ini juga yang menjadi perhatian kita dalam hubungannya dengan sex dan selingkuh.

 

Lihat huruf ‘g’ kecil pada nama ‘Gilligan’ di gambar atas. Bila zona bawah huruf ‘g’ kecil ini ukurannya panjang apalagi besar melebihi 1/3 zona atas dan 1/3 zona tengah, hal ini menandakan adanya dorongan sexual yang kuat. Apalagi bila tekanan tulisan tangannya kuat mengungkap adanya kebutuhan seksual yang besar dan dorongan kuat untuk memenuhinya.

 

Bila zona bawah ukurannya proporsional (1/3 dari zona lainnya) maka penulisnya memiliki kehidupan seksual yang sehat baik dalam hal kebutuhan maupun dorongan untuk memenuhinya. Bila kecil atau kurang proporsional dari 1/3 zona lainnya menandakan adanya penekanan dalam kebutuhan seksual.

 

Itu tentang kehidupan seksual penulisnya, bagaimana dengan selingkuh? Nah, perhatikan  gambar berikut ini.

Dua lingkar (double loop) yang biasanya muncul pada huruf ‘o’ dan ‘a’ menunjukkan penulisnya berbohong. Bila ciri (trait) ini muncul bersama dengan zona bawah pada  “g j y’ yang besar, menandakan adanya perselingkuhan.

 

Namun kombinasi ‘o’ atau ‘a’ yang double loop dengan huruf pada gambar berikut juga dapat mengindikasikan perselingkuhan bila penulisnya memiliki pasangan.

 

Bentuk huruf  ‘g y j’ dengan tangkai bawah lurus menandakan kesepian pada diri penulis. Hal ini tentu tidak umum bila penulis memiliki pasangan dan merasa kesepian. Nah ciri ini bila dikombinasikan dengan ciri ‘o’ atau ‘a’ yang double loop maka penulis menyimpan WIL atau PIL. OALAH istilahnya so jadul hehehe…

9 Rahasia Mental Blocking dalam Tanda Tangan!

By | Yosandy Lip San | No Comments

Masih banyak sekali orang yang membuat tanda tangan berupa corat-coret tidak terbaca. Entah karena tidak pernah diajarkan membuat tanda tangan yang baik dan bagus, demi alasan agar tidak mudah ditiru, meniru teman atau alasan lainnya. Banyak dari orang tua atau guru kita yang tidak mengajarkan bagaimana cara membuat tanda tangan yang baik dan bagus. Sebagian yang mengajarkan anak-anak atau siswanya membuat tanda tangan, entah berdasarkan teori apa. Beruntunglah Anda yang memiliki orang tua, guru atau siapa saja yang membimbing Anda membuat tanda tangan yang baik berdasarkan ilmu analisa tulisan tangan atau graphology.

 

Analisa tanda tangan adalah bagian dari ilmu analisa tulisan tangan (handwriting analysis) atau grafologi. Sementara tulisan tangan mengungkap karakteristik dan kepribadian asli penulisnya, tanda tangan mengungkap bagaimana perilaku penulis di depan publik atau juga bagaimana penulis ingin orang lain/publik melihat dirinya. Hal ini berarti antara karakteristik asli dengan yang ditampilkan dapat sama atau berbeda.

 

 

Tanda tangan juga menjadi simbolisasi diri bagi penulisnya layaknya sebuah logo yang mewakili instansi, organisasi atau perusahaan. Idealnya tanda tangan memiliki nilai dan makna filosofi, spiritual dan visi penulisnya. Bagi Anda yang memiliki harga diri yang tidak ternilai, hendaknya tanda tangan dapat mewakili gambaran ini.

 

Saya akan membocorkan SEMBILAN rahasia mental blocking yang dapat muncul pada tanda tangan. Mental blocking adalah program atau isi pikiran bawah sadar yang menghambat seseorang untuk mencapai tujuannya. Program ini lebih jauh dapat melakukan sabotase agar seseorang menjauh dari sukses dan justru mendorongnya kepada kegagalan. Periksalah tanda tangan Anda dan ubahlah tanda tangan Anda bila ada SEMBILAN ciri mental blocking ini.

 

Rahasia 1: coretan tidak terbaca

Entah bagaimana tanda tangan Anda, apakah dapat terbaca atau coretan? Kebanyakan orang membuat tanda tangan berupa coretan yang tidak terbaca supaya tanda tangannya tak mudah dipalsukan. Coretan tanda tangan yang tidak terbaca adalah pribadi yang tertutup, jaga privacy atau tidak ingin membicarakan tentang diri/kehidupannya.  Hal ini menjadi mental blocking dalam membentuk networking atau hubungan social yang lebih luas. Tentu saja dalam networking atau sosialisasi membutuhkan keterbukaan di dalamnya.

 

Rahasia 2: Ukuran terlalu besar atau terlalu kecil

Rahasia kedua ini adalah dengan membandingkan tanda tangan dengan tulisan tangan penulisanya. Ukuran tanda tangan menunjukkan kepercayaan diri pemilik tanda tangan.

Mental blocking terjadi bila ukuran tanda tangan terlalu besar dibanding dengan tulisan tangannya. Hal ini berarti penulisnya menampilkan diri yang percaya diri di depan public sementara kepercayaan diri aslinya tidak sebesar itu. Hal ini menandakan adanya kerapuhan PD di dalam diri penulisnya.

Sebaliknya ukuran tandan tangan yang terlalu kecil menunjukkan adanya krisis PD dalam menampilkan dirinya di depan umum. Penulis ini menunjukkan perilaku yang pemalu namun membutuhkan perhatian dari orang lain, hal ini akan berdampak sulitnya penulis dalam bergaul.

 

Rahasia 3: baseline turun atau naik

Dalam membuat analisa tulisan tangan atau graphology, gerakan menulis kata-kata dari kiri ke kanan disebut dengan baseline atau garis dasar. Baseline ini menunjukkan motivasi atau optimisme penulisnya.

Baseline yang turun menandakan penulis yang semangat atau optimismenya sedang turun. Pemilik tanda tangan dengan baseline turun ini sedang ada beban pikiran atau masalah yang sedang dihadapi.

Tanda tangan dengan baseline naik sementara baseline tulisan tangannya datar, hanyalah menunjukkan motivasi yang tinggi di luar sementara semangat aslinya biasa saja. Atau tanda tangan dengan baseline naik sementara tulisan tangannya turun adalah orang yang sedang menutupi kegalauan atau beban pikirannya dengan menampilkan diri yang bersemangat.

 

Rahasia 4: coretan akhir melengkung ke bawah

Coretan akhir pada tanda tangan yang melengkung ke bawah adalah mental blocking pada sukses. Penulisnya memiliki ketakutan yang besar dalam pikiran bawah sadarnya bahwa apa yang dilakukannya gagal. Coretan ini mudah terlihat bila tanda tangannya terbaca dan umumnya tampak pada huruf-huruf ‘g’, ‘j’ atau ‘y’. Bentuk perilaku mental blocking dapat berupa kekuatiran yang berlebihan (anxiety atau paranoid, atau Anda menyebutnya parno) atau sikap hati-hati yang besar.

 

Rahasia 5: coretan akhir mengarah ke atas dan terlalu panjang

Ciri ini positifnya menunjukkan pribadi yang suka menolong sesamanya dan berjiwa social. Kerugiannya pemilik tanda tangan dengan coretan ini menolong sesamanya dengan mengorbankan diri sendiri. Tentu saja ini merugikan dirinya dan menyesal belakangan hari.

 

Rahasia 6: titik di akhir tanda tangan

Titik di akhir tanda tangan ini bukan titik yang karena titik untuk kependekan nama, namun titik yang sebenarnya tidak perlu ada. Ciri ini menunjukkan pemilik tanda tangan ini mudah curiga kepada orang lain, namun begitu percaya dengan seseorang dapat memberikan kepercayaan yang besar. Hal ini dapat berdampak kepercayaannya disalah gunakan atau mengalami pengkhianatan oleh orang yang mendapat kepercayaannya.

 

Rahasia 7: mencoret sebagian atau seluruh tanda tangan

Perhatikan tanda tangan Anda, apakah ada bagian yang mencoret sebagian sebagian atau seluruh tanda tangan pada bagian tengah. Hal ini berarti ada hal yang tidak disukai oleh penulisnya, entah nama atau dirinya. Penulis memendam rasa tidak suka pada nama atau dirinya yang tentu menjadi beban yang dapat menghabiskan energi.

 

Rahasia 8: lingkaran

Ada tanda tangan yang berupa lingkaran, coretan melingkar atau melingkupi sebagian coretan atau seluruh bagian tanda tangan. Ciri ini adalah ciri posesif atau over-protektif. Semakin banyak atau besar bagian yang melingkupi bagian tanda tangan maka semakin besar posesifnya. Orang ini takut kehilangan atau terjadi sesuatu yang negatif pada barang-barang atau orang yang disayanginya.

 

Rahasia 9: garis bawah yang pendek

Bila seseorang membuat garis bawah pada tanda tangan dengan ukuran yang proposional  maka garis bawah ini menunjukkan kepemimpinan atau leadership yang baik. Namun bila garis bawah ini ukurannya pendek atau paling lebar 30% dari tanda tangan di atasnya ini menunjukkan inginnya menjadi pemimpin namun memiliki kepercayaan diri yang rendah. Perilaku yang sering muncul dengan ciri ini adalah sikap “bossy” sehingga menjengkelkan banyak orang.