Jalan Sukses Hubungan Jarak Jauh II

By January 13, 2015 Bertha Sekunda No Comments
Jalan Sukses Hubungan Jarak Jauh Jilid II

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Minggu yang lalu kita sudah membahas tiga cara untuk membina hubungan jarak jauh agar bisa berjalan dengan lancer. Tiga cara itu yaitu dengan Komunikasi, Percaya Itu Indah dan Jujur. Dapat saya tambahkan, bahwa zaman sekarang, nampaknya komunikasi saat berhubungan jarak jauh sudah bukan halangan lagi karena banyak media yang menawarkan high technology untuk bisa berkomunikasi seolah bertatap muka langsung, seperti Face Time, Skype dsb.

Selain dari ketiga hal diatas, apa lagi yang bisa membuat hubungan pacaran jarak jauh bisa tetap terbina?

4. Surat Cinta
Sebenarnya hal ini bisa menjadi salah satu cara berkomunikasi. Namun ini menjadi bagian tersendiri, karena terkadang ini terlupakan oleh generasi zaman sekarang yang mungkin belum pernah melihat adanya surat dengan tempelan perangko.

Adanya texting dan chatting via gadget sudah membuat surat cinta terkesan old school dan “enggak banget”. Tetapi sebenarnya hal ini sangat bisa dicoba karena tulisan tangan membuat kesan personal dan private bagi si penerima, sehingga saat membaca surat, ia dapat membacanya. Seolah hal ini disampaikan langsung di depannya dengan penuh perasaan. Selain itu, kedatangan surat via Titipan Kilat atau Kantor Pos atau kurir apapun, membuat si penerima merasa mendapat surprise yang bisa membuatnya merasa berbunga-bunga saat menerima sesuatu yang dikirim ke rumahnya. Seolah si penerima menerima kehadiran pengirim surat cinta dan hal ini menjadi salah satu yang menguatkan hati kedua belah pihak saat berjauhan.

Buatlah surat cinta ini sebagai wadah untuk mengungkapkan perasaan dan hati yang tak sempat terungkap saat chatting via gadget. Tuliskan hal-hal yang lebih mendalam dan ekspektasi-ekspektasi ke depan dalam surat cinta Anda, dan pastikan ini ditulis secara regular dan dikirim rutin seperti tiga bulan sekali misalnya.

5. Don’t sweat the small things.
Jangan mempermasalahkan hal-hal sepele yang seharusnya tidak perlu dipermasalahkan. Kedewasaan Anda ditantang untuk memilah-milah masalah mana yang perlu dijadikan bahan masalah, dan mana yang perlu didiskusikan. Anda perlu melihat esensi dari masalah tersebut, untuk kemudian menyampaikannya dengan bijak, tanpa perlu emosi dan marah-marah.

Marah sebenarnya boleh saja, jika memang masalah tersebut sudah melawan prinsip, atau berulang kali disampaikan namun pasangan tidak memperhatikannya. Oleh karena itu, sebelum Anda mengangkat sebuah masalah, pikirkan dulu perlukah Anda membesar-besarkan masalah yang tidak terlalu perlu. Saat hubungan jarak jauh, mempermasalahkan hal-hal kecil bisa membuat lelah hati, karena sesungguhnya mungkin hal yang dilakukan pasangan hanya sebatas kurang dikomunikasikan dan bukan kesengajaan. Yang penting, Anda tetap memantau bahwa pasangan Anda masih menunjukkan kesetiaan dan dapat dipercaya, itu hal yang paling penting.

6. Jangan berkata-kata kasar saat marah
Kestabilan emosi Anda dibutuhkan, saat Anda menyampaikan rasa marah, kesal atau kekecewaan. Anda perlu mengontrol apa yang Anda sampaikan ke pasangan Anda. Jika Anda merasa bahwa yang Anda sampaikan itu akan menyakiti pasangan, lebih baik Anda diam sejenak dan melakukan hal-hal yang lain, supaya kata-kata yang keluar tidak memperparah keadaan.

Saat hubungan jarak jauh, perasaan kesendirian ditambah adanya kata-kata kasar yang keluar dari Anda hanya akan menambah buruk kondisi, karena Anda tidak punya kesempatan meralat apa yang sudah Anda sampaikan dengan bertatap muka saat itu juga. Yang sudah keluar dari mulut Anda, akan terngiang-ngiang saat Anda jauh dan terpendam dalam hati.

Masih banyak lagi hal-hal yang bisa Anda lakukan demi kelangsungan hubungan jarak jauh Anda, namun semoga keenam hal diatas dapat menginspirasi Anda untuk melakukan hal lain yang lebih sesuai dengan karakter Anda dan pasangan.

Semoga sukses hubungan jarak jauh.

Leave a Reply

Your email address will not be published.